Rabu, 04 Maret 2026

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa, 4 Maret 2026

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa, 4 Maret 2026
Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa, 4 Maret 2026

JAKARTA - Pergerakan rupiah kembali menjadi perhatian pelaku pasar pada perdagangan Rabu pagi,4 Maret 2026. 

Sejak awal sesi, mata uang Garuda bergerak dalam rentang yang cukup lebar terhadap dolar Amerika Serikat, mencerminkan tingginya respons pasar terhadap dinamika global dan domestik. Berdasarkan kurs yang dipublikasikan sejumlah bank besar, rupiah berada di kisaran Rp 16.700 hingga Rp 17.020 per dolar AS.

Fluktuasi tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global serta rilis data ekonomi dalam negeri yang menunjukkan kinerja manufaktur cukup solid. Berikut rincian lengkap perkembangan nilai tukar rupiah hari ini.

Baca Juga

Update Harga Emas Antam 4 Maret 2026 Anjlok ke Rp3,045.000 Juta per Gram Ini Rinciannya

Pergerakan Rupiah di Sejumlah Bank Besar

Di Bank Rakyat Indonesia, kurs e-rate untuk transaksi kurang dari ekuivalen 2.500 dollar AS yang terakhir diperbarui pukul 08.22 WIB menunjukkan posisi beli Rp 16.848 dan jual Rp 16.950 per dollar AS. Sementara itu, kurs TT counter BRI mencatat nilai beli Rp 16.720 dan jual Rp 17.020 per dollar AS.

Adapun di Bank Central Asia, berdasarkan pembaruan terakhir pukul 08.21 WIB, kurs e-rate berada di level beli Rp 16.812 dan jual Rp 16.882 per dollar AS. Untuk TT counter, kurs tercatat beli Rp 16.700 dan jual Rp 17.000 per dollar AS. Nilai yang sama juga berlaku untuk transaksi bank notes, yakni beli Rp 16.700 dan jual Rp 17.000 per dollar AS.

Sementara itu, di Bank Negara Indonesia, special rates menunjukkan kurs beli Rp 16.810 dan jual Rp 16.890 per dollar AS. Pada TT counter, kurs tercatat beli Rp 16.715 dan jual Rp 17.015 per dollar AS. Angka yang sama juga tercantum pada kurs bank notes BNI, yakni beli Rp 16.715 dan jual Rp 17.015 per dollar AS.

Rentang kurs antarbank tersebut memperlihatkan adanya selisih tipis yang lazim terjadi, bergantung pada jenis transaksi dan waktu pembaruan data masing-masing bank.

Proyeksi Analis dan Penutupan Sebelumnya

Ibrahim Assuaibi, Pengamat komoditas dari Traze Andalan Futures menyebut pada perdagangan hari ini, mata uang rupiah diperkirakan akan fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp16.860-Rp16.910. Pernyataan ini mencerminkan ekspektasi pasar yang masih berhati-hati terhadap berbagai sentimen eksternal.

Pada penutupan perdagangan kemarin, rupiah ditutup melemah 81 point ke level Rp.16.868. Tekanan yang terjadi sebelumnya menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam menentukan posisi pada perdagangan hari ini.

Menurut Ibrahim, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh reaksi pasar atas eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Timur Tengah. Situasi geopolitik tersebut memicu kekhawatiran baru di pasar keuangan global dan mendorong pelaku pasar mencari aset yang dianggap lebih aman.

Eskalasi Timur Tengah dan Dampak Global

Faktor eksternal yang paling dominan saat ini adalah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Pembunuhan tokoh paling berpengaruh di Iran meningkatkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas dan potensi gangguan terhadap pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, jalur energi global yang sangat penting.

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia. Gangguan terhadap arus energi global dapat memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan tekanan inflasi di berbagai negara. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sebagai mata uang safe haven, sehingga memberi tekanan tambahan terhadap rupiah.

Reaksi pasar terhadap eskalasi ini tercermin dari volatilitas yang cukup tinggi di pasar valuta asing. Investor global cenderung menunggu kepastian lebih lanjut sebelum mengambil keputusan besar, sehingga pergerakan mata uang berkembang menjadi lebih dinamis.

Data PMI Manufaktur Indonesia Menguat

Di tengah tekanan eksternal, data dari dalam negeri menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur Indonesia melanjutkan penguatan ke level 53,8 pada Februari 2026 dari bulan sebelumnya yang berada di angka 52,6.

Angka tersebut menggambarkan aktivitas manufaktur nasional melakukan ekspansi solid pada kondisi pengoperasian manufaktur yang merupakan ekspansi terbesar sejak Maret 2024. Data ini menunjukkan bahwa sektor riil dalam negeri masih memiliki daya tahan yang baik di tengah ketidakpastian global.

S&P Global mencatat meningkatnya penjualan telah mendorong perusahaan melakukan perekrutan pegawai enam kali dalam tujuh bulan pada tingkat tertinggi sejak November 2025. Kenaikan jumlah karyawan membantu manufaktur Indonesia meningkatkan produksi pada Februari 2026.

Output tercatat mengalami ekspansi pada laju tercepat sejak April 2024. Peningkatan produksi ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, meskipun tekanan eksternal masih membayangi pergerakan nilai tukar.

Pada pukul 09.08 WIB, rupiah di pasar valas sempat menunjukkan perlawanan dengan berbalik menguat pada perdagangan pagi. Pergerakan ini menandakan adanya respons pasar terhadap kombinasi sentimen global dan data domestik yang dirilis.

Secara keseluruhan, nilai tukar rupiah pada Selasa, 3 Maret 2026 bergerak dalam rentang yang cukup lebar, dipengaruhi oleh dinamika global di Timur Tengah serta data ekonomi dalam negeri yang menunjukkan ekspansi manufaktur. Pelaku pasar kini mencermati perkembangan geopolitik dan arah kebijakan global untuk menentukan langkah selanjutnya di pasar valuta asing.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 4 Maret 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 4 Maret 2026

Update Harga Perak Rabu 4 Maret 2026 Anjlok Rp4.200, Simak Daftar Harga Terbaru per Gram

Update Harga Perak Rabu 4 Maret 2026 Anjlok Rp4.200, Simak Daftar Harga Terbaru per Gram

SiCepat Perluas Segmen B2B Perkuat Ritel dan Kembangkan Layanan Logistik Internasional

SiCepat Perluas Segmen B2B Perkuat Ritel dan Kembangkan Layanan Logistik Internasional

Amran Targetkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Rampung 1,5 Tahun untuk Perkuat Swasembada Protein

Amran Targetkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Rampung 1,5 Tahun untuk Perkuat Swasembada Protein

OJK Perkuat Tokenisasi Aset Riil seperti Emas dan Properti demi Penuhi Prinsip Syariah

OJK Perkuat Tokenisasi Aset Riil seperti Emas dan Properti demi Penuhi Prinsip Syariah